Pimpinan Daerah

GUBERNUR

KH. Abdul Gani Kasuba, Lc

Tempat dan Tanggal lahir : Bibinoi, Halmahera Selatan, Maluku Utara 21 Desember 1951

Pengalaman Jabatan / Pekerjaan

  1. 1976 s.d. 1977: Sekretaris Persatuan Pelajar Mahasiswa Medinasi
  2. 1983 s.d. 1990: Kepala Inspeksi Al Khairat Maluku Utara - Irian Jaya
  3. 1994 s.d. 1999: Wakil Ketua Majelis Ulama Provinsi Maluku Utara
  4. 2004 s.d. 2007: Anggota DPR-RI dari Partai Keadilan Sejahtera
  5. 2008 s.d. 2013: Wakil Gubernur Maluku Utara
  6. 2014 s.d. 2019: Gubernur Maluku Utara
     

Pengalaman Organisasi

  1. Wakil Ketua Komisaris Al Khairat Maluku Utara - Irian Jaya
  2. Ketua Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Maluku Utara
  3. Ketua Badan Pembina Umat Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Maluku Utara

 


WAKIL GUBERNUR

Ir. Muhammad Natsir Thaib

Tempat dan Tanggal lahir : Ternate, Maluku Utara, 10 April 1955
 

Karir Birokrasi Pemerintah

Kepala Dinas Kehutanan Tingkat 1 Provinsi Maluku Utara (2000)

15 tahun sejak Natsir menjadi PNS di Jayapura, dan menjabat jabatan terakhir sebagai Kepala sub dinas (Kasubdin) Tata Usaha Dinas Kehutanan Tingkat 1 Provinsi Irian Jaya, ia memilih kembali ke kampung halaman dengan mengajukan permohonan pemindahan tugas pasca Reformasi 1999 dan konflik SARA Maluku-Maluku Utara 1999-2000 pula sejak terbit UU No.46 Tahun 1999 tentang pembentukkan Provinsi Maluku Utara. Setiba di Kota Ternate, Natsir kemudian ditunjuk dan diangkat oleh Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Provinsi Maluku Utara Surasmin menjadi Kepala Dinas Kehutanan Tingkat 1 Provinsi Maluku Utara yang resmi dilantik pada tanggal 22 Maret 2000.

Pelaksana Tugas (PLT) Bupati di Kabupaten Halmahera Timur (2003)

Otonomi daerah di Maluku Utara kembali terjadi. Pada tahun 2003 terbentuklah Kabupaten Halmahera Timur, Gubernur Maluku Utara I (Pertama) Drs.H.Thaib Armayn mempercayakan Natsir menjadi pelaksana tugas (Plt.) Bupati Halmahera Timur.

Asisten III Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara (2007)

Sepeninggalnya dari Halmahera Timur, Natsir kembali diberi kepercayaan Gubernur Thaib Armayn di pemerintahan periode II nya menjadi Asisten III Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara di tahun 2009.

Kepala Badan Pengawasan Daerah (BAWASDA) Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara (2009)

Pada tahun 2009, Natsir dipercayakan pusat memimpin kursi kepala Badan Lingkungan Hidup di Provinsi Maluku Utara . Pasca berakhirnya jabatan Natsir sebagai Kepala Bawasda di tahun 2012, Natsir akhirnya pensiun secara administratif.

Wakil Gubernur Maluku Utara 2014-2019

Natsir diminta oleh mantan atasannya (eks.Wagub Malut di periode II Thaib Armyn) yakni Abdul Gani Kasuba untuk maju menemaninya dalam perhelatan Pemilihan Kepala daerah Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara di tahun 2014. Natsir yang awalnya menolak kembali ke jalur birokrasi akhirnya legowo menerima pinangan Gani atas pertimbangan aspirasi masyarakat dan keluarga. Keduanya (AGK Manthab; Abdul Gani dan M.Natsir Thaib) akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang Pemilukada 2014 usai bersusah-payah melewati rentetatan kasus pelanggaran Pemilukada dari tim lawan yang digugatnya di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta.[3][4] Keduanya resmi diangkat dan menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara periode 2014-2019 pasca dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Kantor DPRD Provinsi Maluku Utara di ibukota Sofifi pada tanggal 5 Mei 2014.
 

Pengalaman Jabatan / Pekerjaan

  1. 1981 s.d 1984 : Pegawai BUMN Kehutanan PT. Inhutani II Manokwari
  2. 1984 s.d 2000 : Pegawai Negeri Sipil Dinas Kehutanan Provinsi Irian Jaya
  3. 2000 s.d 2003 : Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara
  4. 2003 s.d 2005 : Penjabat Bupati Halmahera Timur, Maluku Utara
  5. 2006 s.d 2007 : Kepala Dinas Pertambangan Provinsi Maluku Utara
  6. 2007 s.d 2009 : Asisten III Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara
  7. 2009 s.d 2012 : Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara
  8. 2014 s.d 2019 : Wakil Gubernur Maluku Utara[5]
  9. 2016 s.d.......... : Ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Maluku Utara
     

Riwayat Politik

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) - 2014

Natsir akhirnya mendaftarkan diri sebagai anggota kader PKS usai terdesak dalam kriteria aturan main Cawagub dalam Pemilukada Gub/Cawagub Provinsi Maluku Utara di tahun 2014 sebab untuk maju dalam bursa pencalonan, ia harus terdaftar sebagai anggota Partai Politik

Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) - 2016

Selang setahun kemudian, Natsir memilih keluar dari PKS dan bergabung dengan Partai Hati Nurani Rakyat dibawah barisan Jend.Purn.Wiranto pada awal tahun 2016. Tepat pada tanggal 23 April 2016, Natsir terpilih secara aklamasi di Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD HANURA Maluku Utara sebagai Ketua DPD menggantikan posisi mendiang Alm.Umar Alting.

Artikel Terpopuler

10 Mar-2020
Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XVI

08.00 WIT - Gedung New Plaza, Tobelo

12 Mar-2020
Seminar Pengusulan Sultan Zainal Abidin Syah dari Tidore sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesi

08.30 - Aula Bung Hatta Gedung Pascasarjana, Lantai 2 Universitas Negeri Jakarta, DKI Jakarta

Ruang Multimedia