Wagub Sarbin Tekankan "Apel Komitmen" PPIHD 2026: Petugas Adalah Pelayan, Bukan Struktur!

RP/III/26.04.2026/PROVMALUT
#Wagub Sarbin Tekankan ‘Apel Komitmen’ PPIHD 2026: Petugas Adalah Pelayan, Bukan Struktur!#

TERNATE – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, memimpin Apel Kesiapan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Tahun 2026 yang berlangsung di Asrama Haji Transit Ternate, Minggu (26/4). Dalam arahannya, Wagub memberikan penekanan keras mengenai substansi pelayanan terhadap jemaah haji.

Membuka sambutannya, Wagub mengoreksi penggunaan istilah "Apel Siaga" yang selama ini melekat pada persiapan haji. Menurutnya, penyelenggaraan haji adalah rutinitas tahunan yang sudah seharusnya dipersiapkan dengan matang tanpa perlu merasa dalam kondisi darurat atau "siaga".

"Saya menganggap 'siaga' tidak ada relevansinya lagi karena haji itu rutinitas tahunan. Saya ingin apel ini disebut Apel Komitmen. Komitmen untuk meningkatkan dan memperbaiki kualitas layanan. Jangan sampai seragam kita bagus, tapi jemaah masih mengeluh air tidak mengalir atau makan terlambat," katanya.

Wagub mengingatkan seluruh petugas, mulai dari seksi transportasi, kesehatan, hingga konsumsi, bahwa jemaah haji adalah dhuyufullah atau tamu Allah. Ia meminta sebanyak 785 jemaah haji asal Maluku Utara harus merasakan kehadiran negara melalui layanan yang maksimal sejak dari asrama haji hingga ke Embarkasi Makassar.

Ia juga menyoroti pentingnya meruntuhkan "ego struktural" di antara petugas.

"Begitu jemaah mengeluh, jangan lempar tanggung jawab dengan alasan itu tugas bagian lain. Kita berikan layanan yang sama, melayani sepenuh jiwa tanpa mengurangi rasa hormat terhadap struktur kelembagaan," tambahnya.

Dalam sesi penyerahan rompi dan atribut secara simbolis, Wagub memberikan pesan menohok kepada empat petugas haji daerah yang terpilih. Ia meminta mereka menanggalkan segala status sosial maupun profesi saat berada di tanah suci.

"Hati saudara hari ini bukan berhaji, saudara sedang bertugas. Saudara jadi 'jongosnya' jemaah haji. Di sana tidak ada ustaz, tidak ada dokter, di sana Anda adalah pelayan jemaah. Lepas semua atribut kebesaran di sini," ucap Sarbin dengan nada tegas.

Secara khusus, Wagub meminta tenaga medis untuk lebih proaktif. Petugas kesehatan diminta tidak hanya menunggu di posko, tetapi menjemput bola dengan mendatangi kamar-kamar jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan psikologi mereka.

Menutup arahannya, Sarbin Sehe mengungkapkan bahwa koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah di Jakarta terus diperkuat, terutama terkait mitigasi kondisi darurat di Timur Tengah akibat gejolak geopolitik.

"Kita tahu ada dinamika perang di Timur Tengah yang melebar. Namun, insyaallah koordinasi sudah maksimal, termasuk jika ada perubahan titik masuk (Jeddah atau Madinah) dalam kondisi darurat. Mari kita berdoa agar 785 jemaah kita berangkat dan pulang dalam keadaan selamat," pungkasnya.

Di sela-sela apel itu dilanjutkan dengan penyematan atribut secara simbolis, pengecekan barisan pasukan, armada transportasi, hingga peninjauan ruang pemeriksaan kesehatan untuk memastikan seluruh fasilitas siap menyambut tamu Allah. (Humas/ADPIM)

Dokumentasi Kegiatan Klik Di sini

©MalutProv

Berita Terkait

Berita Terpopuler

29
Oct 2025
2 Agenda
KONSULTASI PUBLIK KEHATI
08.00 - HOTEL BATIK
Hadir
FORUM KOORDINASI APH
08.30 - PENGINAPAN CENDRAWASIH
Hadir
18
Sep 2025
2 Agenda
Giat BPD MALUKU MALUT
08.30 - Bela Hotel
Hadir
RAKOR TPAD
13.00 - Ruang Rapat BPK Malut
Hadir
29
Oct 2025
2 Agenda
RAPAT PEMB. INFRASTRUKTUR
12.30 - RUANG RAPAT WAGUB
Hadir
RAMAH TAMAH DAN PENGENALAN KAJATI MALUT
19.30 - BELA HOTEL
Hadir
18
Sep 2025
1 Agenda
Rakor Evaluasi Program Gubernur
08.30 - Ruang Rapar Lt. 4
Hadir

Ruang Multimedia

Link